
Hadir dalam pendampingan tersebut Ibu Deby beserta tim dari BKKBN Provinsi Maluku. Sementara itu, SMA Kristen YPKPM Ambon diwakili oleh Kepala Sekolah Donald W. Dias, S.Hut., guru pendamping Sepriyani V. Simatauw, M.Si., Richard L. Kippuw, S.Pd., serta lima siswa perwakilan Tim PIK-R sekolah, yakni Grabiela Dias, Jersey Mahulette, Septian Sumah, Kezia Latukolan, dan Kristo Titarsole. Turut hadir perwakilan guru mata pelajaran, Ibu Stera G. Pietersz, S.Pd.

Proses wawancara berlangsung selama 45 menit melalui aplikasi Zoom Meeting, dengan fokus pada penggalian informasi mendalam terkait implementasi program SSK di sekolah. Tim penilai dari BKKBN Pusat mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memverifikasi lanjutan data dalam dokumen penilaian mandiri serta menilai pemahaman dan kapasitas sekolah dalam menjalankan program SSK secara nyata. Seluruh pertanyaan dapat dijawab dengan baik oleh tim SMA Kristen YPKPM Ambon.
Kepala Sekolah Donald W. Dias menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim penilai serta BKKBN. “Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program SSK dan bersinergi dengan BKKBN Provinsi, Kota, maupun Nasional. Harapannya, SMA Kristen YPKPM Ambon dapat menjadi contoh ideal bagi sekolah lain di Maluku dalam penerapan Sekolah Siaga Kependudukan,” ujarnya. Kegiatan ini meneguhkan peran kolaboratif antara sekolah dan BKKBN dalam memperkuat pendidikan kependudukan serta menciptakan generasi muda yang sadar akan isu kependudukan dan pembangunan keluarga.
#timmedia
#sekolahSSK
#BKKBNProvMal
#BKKBNKotaAmbon
#SMASKRISAMBON