Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Tags

Shalom Sahabat SMASKRIS

Fenomena gempa bumi di Maluku bukan merupakan hal baru, 345 tahun silam. Sejarah mencatat pada tahun 1674 gempa bumi dan tsunami melanda Maluku termasuk Kota Ambon, bahkan peristiwa ini tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah indonesia.

Peristiwa gempa terulang kembali dan terjadi pada tahun 2019 ini, gempa yg berjumlah ribuan kali terjadi ini, mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, rusaknya tempat tinggal dan yang paling berpengaruh dalam masyarakat adalah munculnya sejumlah isu-isu dan berita hoaks yang menimbulkan rasa ketakutan dalam masyarakat Kota Ambon. Menyadari dampak Psikis pasca gempa, Pemerintah Kota Ambon melakukan sejumlah langkah-langkah demi terciptanya suasa tentram dalam masyarakat, Hal yang utama yang dilakukan Pemerintah kota Ambon adalah dengan membangun Kesadaran Religius bagi umat Kristen dan umat islam, selain itu pemerintah Kota Ambon juga secara langsung turun ke Sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi mengenai Gempa Bumi dan penangulangannya.

Hari rabu ( 30/09/2019) satu dari sekian sekolah di Kota Ambon,  SMA Kristen YPKPM mendapat kunjungan dari  Dinas Lingkungan Hidup dan persampahan Kota Ambon dalam rangka Sosialisasi mengenai Gempa Bumi, demi terciptanya suasana kondusif pasca gempa serta munculnya berbagai informasi yang sifatnya hoaks yang berkembang dalam masyarakat kota Ambon.

Sosialisasi oleh Pemerintah Kota Ambon dimulai dengan DOA yang dibawakan oleh wakil kepala sekolah bagian Kesiswaan Bapak D. W. Diaz, S. Hut, dilanjutkan dengan arahan singkat oleh  Th. Ruhulessin S.PAK sebagai Plt Kepala Sekolah SMA Kristen YPKPM Ambon, saya atas nama kepala sekolah Dra E Laturiuw, M.Si bersama keluarga besar SMASKRIS Ambon mengucapkan Terima Kasih dan Apresiasi tinggi bagi Pemerintah Kota Ambon yang mau menyempatkan hadir untuk memberikan sosialisasi di Lembaga Pendidikan yang berlebel kristiani ini.

Dalam kegiatan Sosialisasi dari Ibu Ir. Lucia Izaak, menjelaskan bahwa sebenarnya ada 4 (empat) daerah yang sebenarnya sudah diperingatkan oleh Badan Bencana Nasional, bahwa peluang untuk kembali terjadi tsunami besar adanya. Salah satu dari ke-empat kota itu adalah kota Ambon, Nah dari ke-empat itu, tiga-nya sudah terkena Tsunami, " Puji tuhan Kota kita hanya mengalami goyang-goyang saja"

Lebih lanjut ibu lusi ( Sapaan Kasih ) menambahkan "sampai dengan kemarin sudah 1824 kali yang kita rasakan adalah hanya 210 kali. Berdasarkan kajian resiko bencana, kota Ambon memiliki resiko gempa yang sangat tinggi dikarenakan 3 (tiga) lempeng yang berada di bawah Kota Ambon. Kesiap siagaan bencana gempa bumi dan tsunami merupakan kebutuhan semua pihak di Kota Ambon"

 

Beberapa himbauan yang di berikan untuk menghadapai gempa antara lain " Perabotan seperti lemari sebaiknya diatur agar menempel pada dinding, kemudian atur benda yang berat sebisa mungkin untuk pada bagian bawah agar terjadi keseimbangan saat adanya gempa" Ujar Ir. Lucia Izaak. Kegiatan juga diselingi dengan sesi tanya jawab berhadiah dimana peserta didik SMASKRIS Ambon diantranya  Adrians Mahury (XII-IPA 1), Meliana Lalihatu (XII-IPA 1), Syailendra Alfons (XI-IPA 2), Daniel Huwae (X-IPA 3) berkesempatan untuk mendapatkan hadiah sebagai buah keberhasilan mereka dalam menjawab soal yang diberikan.

Harapan dari salah seorang peserta didik  Adrians Mahury (XII-IPA 1)  " kita  tidak boleh  panik dan takut kepada gempa, kita harus bisa mengantisipasi diri dengan baik."

Salam SMASKRIS Mandiri menuju SMASKRIS yang Bermutu

Tuhan Yesus Memberkati

SALAM MALUKU CERDAS 

#SekolahRamahAnak

#SekolahSiagaKependudukan

#SekolahRujukan

#SekolahWiraUsaha

comments

Back to top

X

Hak Cipta

Semua tulisan pada web merupakan hak cipta SMA Kristen YPKPM Ambon. Dilarang menyalin tanpa ijin!